PASURUAN, mbsalamin.com — Semangat dan kekompakan kontingen Bojonegoro mewarnai pawai Jambore Pandu Pengenal 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Jawa Timur, Purwosari, Pasuruan, Rabu (28/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, santriwati SMP MBS Al Amin Bojonegoro mendapat kesempatan menjadi pembawa bendera Hizbul Wathan di bagian depan barisan marching band Taruna Baskara dari Kwartir Daerah (Kwarda) Bojonegoro.
Pawai tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menjelang upacara pembukaan. Selain menambah semarak suasana jambore, pawai ini menjadi salah satu momen yang menunjukkan semangat dan antusiasme peserta dalam mengikuti Jambore Pandu Pengenal 2026. Semangat tersebut juga sejalan dengan nilai fastabiqul khairat, yaitu berlomba-lomba dalam kebaikan.
Sebelum mengikuti pawai, para peserta berjalan dari area perkemahan menuju SD Al Wathon untuk menyusul kelompok marching band Kwarda Bojonegoro. Sepanjang perjalanan, santriwati SMP MBS Al Amin Bojonegoro terus menyerukan yel-yel untuk menjaga semangat dan kekompakan. Mereka tetap bersemangat melantunkan yel-yel meskipun suara mulai serak.
Semangat para santriwati turut menarik perhatian para ramanda dan ibunda yang berada di sepanjang perjalanan menuju SD Al Wathon. Mereka memberikan sorakan penyemangat, seperti, “Jos, jis! Lanjutkan!” Bahkan, beberapa di antara mereka mengajak para santriwati melantunkan yel-yel lainnya. Ajakan tersebut disambut dengan antusias. Para santriwati pun membalasnya dengan berbagai yel-yel yang telah mereka kuasai.
Setelah bertemu dengan kelompok marching band, kontingen Bojonegoro bersiap mengikuti pawai menuju area perkemahan Hizbul Wathan menjelang upacara pembukaan. Iringan musik marching band menambah semarak suasana, sementara santriwati SMP MBS Al Amin Bojonegoro membawa bendera Hizbul Wathan di bagian depan barisan Taruna Baskara dari Kwarda Bojonegoro.
Bagi para santriwati, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan karena mereka dapat berpartisipasi secara langsung dalam pawai kontingen. Pengalaman ini juga menjadi bagian dari kebersamaan yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan kepanduan.
Pawai tersebut menjadi salah satu momen yang memperlihatkan antusiasme peserta dalam mengikuti Jambore Pandu Pengenal 2026. Semangat, kekompakan, dan dukungan yang terjalin selama kegiatan diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dalam mengembangkan diri dan menjunjung tinggi sportivitas.
Penulis : Alisha Rahma Safira
Leave A Comment