BOJONEGORO, mbsalamin.comSemangat regenerasi kepemimpinan kembali digaungkan melalui kegiatan Musyawarah Ranting (Musyran) yang dirangkaikan dengan pelantikan pimpinan baru Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MBS Al Amin Putri Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pelajar untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, memperkuat komitmen berorganisasi, serta menumbuhkan semangat dakwah dan kepemimpinan di kalangan pelajar Muhammadiyah.

Setelah proses musyawarah selesai, 3 hari setelahnya, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus IPM yang baru. Pelantikan ini menandai dimulainya masa amanah bagi para anggota terpilih untuk menjalankan roda organisasi serta mengembangkan potensi pelajar di lingkungan pesantren.

Dalam sambutannya, Nafisya Ilma Bahtiar selaku Ketua IPM Periode 2025/2026 menyampaikan “Ingat 2 hal untuk kepemimpinan baru yang akan kalian jalani yakni, lanjutkan yang baik dan tinggalkan yang buruk”. Menurutnya, setiap periode kepemimpinan merupakan kesempatan untuk belajar, memperbaiki kekurangan, dan melanjutkan hal-hal positif yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya.

Selain itu, ia berharap para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, serta menjadikan IPM sebagai wadah pengembangan potensi pelajar yang aktif, kreatif, dan berintegritas.

Ustadz Hafidz berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik agar menjadikan IPM sebagai tempat belajar kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa menjadi pengurus bukan sekedar memangku jabatan, namun juga amanah untuk memberi teladan dan membawa organisasi menuju arah yang lebih baik.

Beliau mengibaratkan organisasi sebagai jarum jam, bergerak secara teratur dan saling mendukung. Jika salah satu jarum tidak bergerak, maka jam tidak akan menunjukkan waktu dengan benar. Dalam organisasi, jika ada anggota yang tidak menjalankan kewajibannya, kinerja organisasi juga akan terganggu.

Melalui kegiatan Musyran dan pelantikan ini, diharapkan IPM MBS Al Amin Bojonegoro dapat terus berkembang serta melahirkan kader-kader pelajar Muhammadiyah yang berintegritas, berilmu, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.