BOJONEGORO, mbsalamin.com – (06/07/2025) Pondok Pesantren MBS Al Amin Bojonegoro secara serentak memulai kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) 2025 di kampus putra dan putri pada hari ini, Senin (6/7). Acara yang diikuti santri baru kelas 7 (SMP) dan kelas 10 (SMA) ini dihadiri seluruh jajaran asatidzah pesantren.
Di kampus putra, Wakil Mudir Ust. Miftachul Afif Abduh, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya kedisiplinan dan keseriusan mengikuti seluruh rangkaian FORTASI. “Materi FORTASI ini adalah bekal kalian selama menempuh pendidikan di sini. Ikuti dengan seksama, jangan sampai ada yang terlewat,” tegasnya. Beliau juga mengingatkan aturan baru terkait larangan kunjungan orang tua (sambang) selama satu bulan pertama guna melatih kemandirian santri.
Khusus untuk santri kelas 10 kampus putra, Ust. Afif memberikan motivasi agar tetap konsisten menyelesaikan pendidikan selama enam tahun. “Jangan sampai terpengaruh ajakan keluar. Fokuslah, karena kelulusan dari sini akan membuka pintu kesuksesan kalian,” ujarnya.
Sementara di kampus putri, Wakil Mudir Ust. Hafidz Syarifuddin, M.Pd., menyampaikan sambutan hangat kepada santri baru. “Selamat datang di rumah baru kalian. FORTASI ini adalah kesempatan untuk mengenal pondok secara menyeluruh, baik rutinitas harian maupun seluruh warga pondok. Kami harap kalian bisa cepat beradaptasi,” ujarnya.
Secara khusus, Ust. Hafidz juga menyampaikan 9 Jiwa Kepondokan yang harus dipegang teguh seluruh santri, yang meliputi Keikhlasan, Kemandirian, Ukhuwah Islamiyah, Kesederhanaan, Kebebasan, Unggul, Berbudi Luhur, Integratif, Beradab dan Berkebhinekaan Global
Penyampaian nilai-nilai ini diikuti seluruh santri dengan hikmat, menandai komitmen bersama dalam membangun karakter santri yang tangguh dan berakhlak mulia.
Sebelum menutup sambutan, kedua wakil mudir secara resmi membuka FORTASI 2025 yang akan berlangsung selama satu minggu ke depan. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat adaptasi santri baru sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan di lingkungan pesantren. (S.to/Red)
Leave A Comment