BOJONEGORO, Mbsalamin.com – Sabtu, 20 Juli 2024, Dalam kegiatan sehari-hari di PP Religi MBS Al Amin Bojonegoro, secara rutin manajemen Pondok mengadakan Kajian Rutin di Sore hari menjelang Maghrib. Dalam acara ini di hadiri oleh Seluruh Santri-Santri yang ada di Pondok, dan berkumpul di Masjid Al-Huda MBS Al Amin Bojonegoro.
Untuk menunjang kegiatan kali ini, Kajian edisi hari ini di hadiri dan pembicarai oleh Ust. Izzam Fardhillah dengan tema “Fiqih Sholati“.
Dalam kegiatan tersebut Ust. Izzam Fardhillah menerangkan bahwa dalam Sholat harus sesuai dengan tuntunan yang ada dan diwajibkan, dan tidak diperbolehkan menambahkan hal-hal yang diluar dari kewajiban itu. Jika terjadi hal tersebut maka Sholat di anggap batal.
Sejarah mengenai perintah Sholat ini semua umat Muslim pasti mengetahui dengan peristiwa Isra’ Mi’raj. Di kisahkan Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa menggunakan kendaraan yang spesial yakni Buraq, lalu setelahnya Nabi Muhammad SAW pergi ke Langit ke Tujuh untuk menemui Allah SWT, selama di perjalanan Nabi Muhammad SAW juga menemui para Nabi terdahulu seperti Nabi Adam, Nabi Yahya, Nabi Idris, Nabi Yusuf, Nabi Isa dll di setiap lapisan.
Pada awalnya Nabi Muhammad SAW dan para Umatnya menerima Perintah untuk Sholat sebanyak 50 Waktu dalam sehari selamam, namun itu dirasa sangat berat bagi Umat Muslim dan Akhirnya Allah SWT meringankan dengan melaksanakan Sholat sebanyak 5 Waktu dalam sehari semalam.
Di sisi lain Allah SWT sangat mencintai Hambanya yang melaksanakan Sholat dengan Tepat Waktu dan Sholat berjama’ah. Dengan melaksanakan Sholat, kita sebagai Umat Muslim pastinya akan di hindarkan dari Sifat Keji dan Munkar, dan Sholat adalah Tiang Agama Islam, dengan Sholat adalah Amalan yang akan di Hisab di hari Kiamat.
Kajian Rutinan ini selalu dilaksanakan Sore Hari, dan di akhiri pada saat waktu menjelang Adzan Maghrib. (DNS/Red)

Leave A Comment