BOJONEGORO, mbsalamin.com – Suasana Hotel Borneo pagi hari begitu nyaman dalam menyambut rombongan peserta Raker Pondok Pesantren (Ponpes) MBS Al Amin Religi (Riset & Teknologi) Bojonegoro menggelar kegiatan untuk memperkuat branding dan mengevaluasi Branding selama satu tahun terakhir. Kegiatan yang dilaksanakan pada 15-16 Juli 2024 ini dihadiri oleh seluruh pengurus, tenaga pendidik dan kependidikan.
Salah satu pemateri, Syaifulloh, dari Lembaga Psikologi dan Pengembangan SDM ACED Jakarta, menekankan pentingnya kontribusi setiap individu dalam membangun branding yang efektif. Menurutnya, kunci sukses branding terletak pada kolaborasi dan usaha bersama seluruh elemen di Ponpes MBS Al Amin Religi.
“Branding bukan hanya tentang logo dan slogan, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun citra positif melalui proses dan produk yang dihasilakn oleh Ustad/Ustadzah dan para santri/santriwati di mata masyarakat. Setiap individu di ponpes ini memiliki peran penting dalam branding,” jelas Syaifulloh.
Syaifulloh mengajak seluruh peserta untuk menuliskan kontribusi mereka dalam branding selama satu tahun terakhir. Hal ini dilakukan sebagai bahan evaluasi dan untuk mengetahui sejauh mana setiap individu telah berkontribusi dalam membangun citra positif Ponpes MBS Al Amin Religi.
“Melalui metode mapping bisa menilai diri sendiri yang paling menggambarkan kontribusi yang sudah dilakukan dalam membantu branding Ponpes. Metode ini dapat melihat keseriusan setiap individu dalam melaksanakan branding ponpes MBS Al Amin Religi Bojonegoro”. Ungkapnya.
Kegiatan ini juga membahas tentang strategi branding baru yang akan diterapkan menuju tahun 2025 jelas Syaifulloh. Salah satu strategi yang dibahas adalah meningkatkan komunikasi dan informasi kepada wali santri tentang program-program unggulan yang dimiliki dan sudah dilaksanakan oleh Ponpes MBS Al Amin Religi Bojonegoro.
“Wali santri adalah mitra penting dalam branding ponpes. Kita harus terus menjalin komunikasi yang baik dengan mereka dan memberikan informasi tentang apa yang telah dilakukan di ponpes,” ujar Syaifulloh.
Selain itu, kegiatan ini juga membahas tentang pentingnya menampilkan hasil pembelajaran siswa kepada khalayak luas. Syaifulloh juga mengatakan bahwa hal ini dapat dilakukan melalui berbagai media, seperti website, media sosial, dan pameran.
“Kita harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa pembelajaran di Ponpes MBS Al Amin Religi berkualitas dan bermutu,” kata Syaifulloh yang saat ini juga menjadi Consultant Leader BBPMP (Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan) Jawa Tengah.
Mudir Ponpes MBS Al Amin Religi, Ustad Samsul Huda, mengapresiasi capaian yang telah diraih oleh Ustad/Ustadzah dan santri dalam mengimplementasikan hafalan Al Quran dan program-program unggulan lainnya.
“Saya harap kegiatan ini dapat menghasilkan strategi branding yang efektif dan membawa Ponpes MBS Al Amin Religi ke level yang lebih tinggi,” tutur Ustad Samsul Huda.
Narasumber lain dari Lembaga Psikologi dan Pengembangan SDM ACED Jakarta, Tina Agustari, menambahkan kegiatan evaluasi branding sangat penting dilaksanakan dalam memperkuat Public Relations Ponpes MBS Al Amin Religi kepada masyarakat kuas.
“Dengan strategi yang tepat dan implementasi yang konsisten, Public Relations Ponpes MBS Al Amin Religi diharapkan dapat mencapai visi dan misinya dan menjadi salah satu lembaga pendidikan terbaik dan menjadi pilihan masyarakat. Tambah Tina yang juga Direktur Pengembqngan SDM dan Kerjasama Lembaga Psikologi ACED Jakarta.
Syaifulloh berharap dengan memperkuat branding dan mengevaluasi branding secara berkala, Ponpes MBS Al Amin Religi dapat menjadi lembaga pendidikan yang semakin dikenal dan dipercaya oleh masyarakat.
“Ustad/Ustadzah, santri dan santriwati Ponpes MBS Al Amin Religi Bojonegoro diharapkan dapat istiqomah melaksanakan pembelajaran Riset&Teknologi sesuai dengan landasan Al-Quran dan Hadits yang sudah dilaksanakan dan menghasilakn produk-produk Riset dan Teknologi sebagai modal branding kuat di masyarakat”. Pungkasnya. (Red)
Leave A Comment