BOJONEGORO – Menjadi yang pertama kalinya, Gedung Baru DPRD di Jl.Veteran 99 Bojonegoro dikunjungi oleh khalayak, pasca diresmikan Bupati beberapa waktu lalu. Mereka adalah santriwati kelas III SMP dan 1 SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al Amin Bojonegoro yang berkesempatan melakukan audiensi bersama perempuan Wakil Ketua DPRD di Gedung Paripurna DPRD Bojonegoro, Kamis, 9 Februari 2023 lalu.

“Peran perempuan dalam politik berkemajuan menjadi topik yang amat menarik dalam audiensi bersama wakil rakyat tersebut,” ungkap Dhiva Prama Akbarian Azizi, salah satu alumni MBS Al Amin Bojonegoro sebagai fasilitator kegiatan ini, Senin (13/2/2023).

Dhiva mengaku, sepanjang audiensi dan belajar di gedung megah tersebut, nampak seluruh peserta dibuat kagum oleh politikus Hj. Mitroatin, perempuan wakil rakyat yang mengawali karirnya dari seorang Kepala Desa, disamping status rangkapnya sebagai seorang isteri dan ibu dari putra putrinya.

“Kata Ibu Mitroatin, perempuan haruslah berdaya tanpa mengabaikan perannya,” ungkap Dhiva yang juga Anggota Parlemen Remaja DPR RI 2021 Dapil IX (Bojonegoro – Tuban) ini.

Mitroatin sendiri mengatakan bahwa seorang perempuan yang hendak terjun ke dunia politik haruslah mampu menyeimbangkan kewajibannya sebagai seorang istri, ibu rumah tangga dan sebagai wakil rakyat dalam berpolitik di masyarakat.

“Dan bagaimana cara menjadi pelaku politik sebagai perempuan dengan tidak melupakan kewajibannya sebagai isteri dan ibu,” pesan Mitroatin.

Wakil Ketua DPRD III Bojonegoro ini juga mengingatkan pentingnya berpolitik, karena dengan memahami politik yang baik dan benar akan melahirkan kebijakan-kebijakan yang akan membawa kesejahteraan bagi sesama dan masyarakat pada umumnya. Namun, mengingat tugas rumit tersebut, ditemukan banyak fakta dilapangan bahwa minat perempuan terlibat aktif dalam politik praktis masih sangat rendah, utamanya di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

“Prosentase perempuan di kursi parlementer seharusnya minimal 30%, sayangnya di Bojonegoro hanya terisi 10%,” terang Mitroatin pada audiensi MBS Al Amin Bojonegoro.

Lanjut Mitroatin, minat dan kesediaan perempuan untuk andil mewujudkan perubahan dan kemajuan perlu ditingkatkan, agar perempuan tidak selamanya dianggap sebagai golongan inferior dibandingkan laki-laki. Setiap manusia memiliki potensi yang sama, tanpa adanya perbedaan gender.

Agenda siang itu nampak semakin menarik saat seluruh santriwati diberikan kesempatan berdiskusi dengan politisi perempuan itu. Mitroatin juga memberikan motivasi dan dukungan penuh kepada Santriwati MBS Al Amin Bojonegoro agar senantiasa optimis dan bersemangat, karena di pundak merekalah, estafet kepemimpinan akan diemban.

“Intinya jangan pernah sekalipun berfikir politik itu kotor, politik tidak seperti yang dikatakan banyak orang. Kita harus menjadi muslimah yang berdayaguna agar dapat melahirkan kebijakan yang bermanfaat untuk umat,” pesan politisi Golkar tersebut.

Mitroatin berpesan, semua harus melek politik agar tidak menjadi korban politik menjadi kata pamungkasnya kepada Santriwati MBS Al Amin Bojonegoro mengakhiri audiensi. (*/cipt/red)

Source : Reyen Gedung DPRD Baru, Santriwati MBS Al Amin Bojonegoro Diskusikan Peran Perempuan – Kabar Pasti