BOJONEGORO, mbsalamin.com – Sepanjang bulan suci Ramadan tahun ini, sebanyak 30 santri Pondok Pesantren MBS Al Amin Religi (Riset dan Teknologi) Bojonegoro diterjunkan ke masyarakat untuk mengisi kegiatan keagamaan di 25 masjid dan musholla yang tersebar di wilayah Bojonegoro dan Tuban. Mereka bertugas sebagai imam salat tarawih sekaligus menyampaikan kultum kepada jamaah setempat.
Kegiatan yang berlangsung sejak 18 Februari hingga 4 Maret 2026 ini melibatkan para santri kelas 9 SMP hingga kelas 12 SMA. Sebelum ditugaskan, mereka terlebih dahulu mengikuti seleksi dan pelatihan intensif yang dipersiapkan pihak pesantren jauh-jauh hari.
Mudir PP MBS Al Amin Religi, Ustadz M. Hafidz Syarifuddin, M.Pd., mengungkapkan bahwa program ini telah dipersiapkan secara matang jauh hari sebelum bulan suci tiba. Pihak pesantren tidak asal memilih santri untuk diterjunkan ke masyarakat.
“Program ini sudah kami siapkan jauh-jauh hari. Adapun para santri yang terlibat sudah melalui seleksi dan pelatihan khusus, sehingga benar-benar siap untuk mengikuti program tersebut, baik dari sisi keilmuan maupun mental berdakwah,” pungkas Ustadz Hafidz saat ditemui saat pelepasan santri beberapa waktu lalu.
Sementara itu, program ini mendapat sambutan hangat dari para takmir masjid dan musholla yang menjadi lokasi penempatan. Salah satu takmir masjid di wilayah perbatasan Bojonegoro-Tuban mengaku sangat senang dengan kehadiran para santri.
“Kami selaku takmir masjid sangat senang dan menyambut gembira program ini. Kehadiran santri tidak hanya menyemarakkan Ramadan, tetapi juga sangat baik untuk mengasah kemampuan dan mental mereka. Kelak ketika sudah terjun ke masyarakat, mereka sudah benar-benar siap,” ujar seorang takmir yang lokasi masjidnya menjadi salah satu titik penempatan.
.Dengan berakhirnya program pada 4 Maret mendatang, para santri diharapkan mampu membawa pulang pengalaman berharga dalam berdakwah di tengah umat, sekaligus mempererat silaturahmi antara pesantren dan masyarakat sekitar. (S.to/Red)
Leave A Comment