BOJONEGORO- Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al-Amin Bojonegoro merupakan lembaga pendidikan islam Muhammadiyah dengan sistem asrama dan program khusus hafalan Quran 30 Juz  yang berhasil didirikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro pada tanggal 3 Mei 2015. Berawal dari semakin berkurangnya nilai-nilai moral bangsa ini, khususnya di kalangan para pemudanya, yang membuat hati anggota PDM Bojonegoro terketuk untuk segera merealisasikan niatnya membangun sebuah pondok pesantren di kota Bojonegoro ini.

Niat untuk membangun pondok pesantren ini sudah ada sejak lama, tepatnya pada tahun 1995 PDM Bojonegoro memberi amanat kepada para anggota PDM untuk membangun sebuah pondok pesantren yang berbasiskan Muhammadiyah di kota Bojonegoro. Namun dikarenakan adanya kendala dari berbagai faktor sehingga niat untuk mendirikan sebuah pondok pesantren Muhammadiyah di Bojonegoro belum dapat terealisasikan saat itu. Akhirnya, pada periode kepemimpinan selanjutnya PDM Bojonegoro berhasil merealisasikan pendirian pondok pesantren Muhammadiyah di Bojonegoro.

Tidak berhenti disitu saja, setelah berhasil mendirikan MBS Al-Amin putra yang terletak di Jl. Basuki rahmat No.40. Akhirnya pada tahun 2019, PDM Bojonegoro berhasil mendirikan Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al-Amin putri Bojonegoro yang terletak di daerah Mojoranu, Dander, Bojonegoro.

Dengan motto “teladan sebelum nasehat” dan visi misi yang ada, harapan didirikannya pondok pesantren ini adalah terbentuknya lembaga pendidikan yang berkualitas demi melahirkan kader Muhammadiyah yang berazazkan al Qur’an dan as Sunnah. Hal ini ditunjang dengan adanya berbagai program unggulan yang ada seperti Tahfidzul Qur’an 5 juz per tahun, muhadharah sebagai wadah untuk mengembangkan kemampuan public speaking para santrinya, serta kemampuan berbahasa Arab dan Inggris sebagai alat komunikasi sehari-hari.

Pondok pesantren berdiri diatas 5 pilar utama yaitu kyai, santri, asrama, masjid, dan kajian kitab. Pilar yang terakhir ini identik dengan kutub at turats al’arabiyah. Maka kedudukan bahasa Arab bagi pondok pesantren adalah sebagai mahkota (اللغة تاج المعهد). Untuk menunjang kemampuan berbahasa tersebut MBS Al-Amin Bojonegoro mendatangkan native speaker dari Sudan.

Tidak hanya itu, demi mengembangkan bakat para santrinya, MBS Al-Amin Bojonegoro juga memiliki berbagai ekstrakurikuler. Mulai dari tataboga dan menjahit untuk mengembangkan jiwa kewanitaan para santriwati, KIR dan jurnalistik untuk mengembangkan kemampuan sastra dan editing, sampai dengan ekstra wajib Hizbul Wathan dan Tapak Suci.

Dengan adanya ekstrakurikuler yang telah disediakan, akhirnya MBS dapat mencetak berbagai prestasi. Mulai dari Hizbul Wathan, Tapak Suci, Olimpiade, Pidato, Puisi, Videografi, Debat, Poster, dan berbagai perlombaan lainnya. Tak tanggung-tanggung MBS berhasil memperoleh penghargaan pada perlombaan cover lagu Muktamar Muhammadiyah ke-48.

Di zaman yang semakin modern ini, MBS Al-Amin Bojonegoro menunjukkan bahwa mereka adalah lembaga pendidikan islami yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya. Akhirnya dengan berbagai pertimbangan, tepat pada milad yang ke 1 windu MBS Al-Amin resmi mengubah namanya menjadi ‘PP RELIGI (Riset dan teknologi) MBS Al-Amin Bojonegoro’. Supaya program ini dapat berjalan sesuai dengan harapan, MBS terus berupaya untuk melengkapai berbagai fasilitas yang dimilikinya, mulai dari lab IPA, lab komputer, serta Green House demi menunjang program RELIGI.

Tidak hanya masalah internal yang disiapkan, namun MBS juga menyiapkan dengan matang bagaimana keberlanjutan pendidikan para santrinya. Berbagai upaya telah dilakukan seperti menjalin kerjasama dengan berbagai universitas baik di dalam negri maupun di luar negri. Akhirnya, satu per satu santri MBS Al-Amin Bojonegoro berhasil melanjutkan pendidikan sarjana di berbagai negara di belahan dunia. Mulai dari alumni angkatan pertama, Diva Rizqi dan Rifqi Muwafiquddin Miftah yang berhasil melanjutkan pendidikan sarjananya di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Hingga saat ini universitas di negara Turki, Mesir, Libya, Sudan, dan Malaysia merupakan universitas yang sudah berhasil ditempuh oleh para alumni.

Untuk memperingati  milad  yang ke 5 ini  PP RELIGI MBS Al-Amin putri Bojonegoro mengadakan berbagai kegiatan perlombaan mulai dari desain logo, berita serta miss universe sebagi penutup kegiatan tersebut. Semoga dimilad yang ke -5 ini PP RELIGI MBS AL AMIN  dapat terus menginspirasi sesama, menciptakan kader-kader penerus yang berakhlaq mulia. Bersama, kita bisa mencapai hal-hal besar.