BOJONEGORO, mbsalamin.com – (05/01/2026) Suasana pagi di halaman Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al Amin Religi Bojonegoro tampak penuh semangat pada Senin (5/1/2026) pagi. Seluruh civitas akademika berkumpul dalam Apel Pembukaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026, menandai dimulainya kembali aktivitas akademik setelah libur tengah semester selama 15 hari. Bertindak sebagai pembina apel, Mudir Pondok Ustadz M. Hafidz Syarifuddin, M.Pd., memberikan sambutan pembuka yang menggaungkan semangat kebangkitan pascalisan.

Dalam pidatonya, Ustadz Hafidz mengibaratkan masa liburan sebagai momen pengisian energi. “Liburan adalah saat kita mengecas baterai semangat. Mari bersama-sama, seluruh pemangku kepentingan—baik guru maupun santri—memperbarui niat dan komitmen kita untuk semester ini,” serunya di hadapan ratusan peserta apel. Ia menekankan pentingnya mengubah energi positif yang terkumpul selama liburan menjadi dedikasi dan karya nyata yang lebih tinggi. “Kepada para ustadz dan ustadzah, mari kita tingkatkan kinerja dan pengabdian. Kepada santri-santriku, tanamkan dan pupuklah semangat baru ini, bahkan perkuat terus,” pesan mudir tersebut.

Lebih lanjut dalam sambutannya beliau mengumumkan“kado istimewa” di akhir tahun 2025: Pondok Pesantren MBS Al Amin Religi Bojonegoro resmi meraih akreditasi tingkat nasional dengan peringkat **Unggul (Mumtaz)**. “Ini adalah pencapaian yang harus kita syukuri, namun justru menjadi tanggung jawab baru,” tegas Ustadz Hafidz. Ia mengingatkan bahwa predikat unggul ini harus ditindaklanjuti dengan peningkatan kualitas dan kuantitas di segala lini.

Prestasi ini kian mengukuhkan posisi strategis pondok yang juga ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai **Pilot Project Pesantren Muhammadiyah**. “Secara tidak langsung, pondok kita akan menjadi tempat studi tiru (benchmark) oleh pondok-pondok lain. Ini adalah kehormatan sekaligus amanah besar,” ujarnya.

Mengutip mahfudzoh (kata mutiara) yang dalam, Ustadz Hafidz mengingatkan seluruh jamaah tentang syarat mutlak meraih cita-cita: **“Engkau mengharapkan keselamatan, namun tidak menempuh jalan keselamatan. Sesungguhnya kapal itu tidak mungkin berlayar di atas daratan.”** “Kalau kita ingin sukses, kita harus berjalan di jalur kesuksesan itu sendiri. Tidak bisa hanya berkhayal tanpa tindakan nyata yang sesuai koridor,” jelasnya, menganalogikan bahwa kapal akreditasi unggul dan status pilot project hanya akan berlayar lancar jika seluruh awak kapal bergerak seirama menuju tujuan yang jelas.

Apel pagi itu pun ditutup dengan doa bersama, mengiringi langkah pertama semester genap dengan optimisme tinggi. Prestasi nasional yang telah diraih tidak dilihat sebagai titik akhir, melainkan sebagai **landasan pacu** untuk terbang lebih tinggi, menjadikan MBS Al Amin Religi Bojonegoro sebagai iklan nyata pendidikan pesantren modern yang unggul dan religius di kancah nasional. (Red)

Source : PP. MBS Al Amin Bojonegoro Raih Akreditasi Mumtaz, Mudir Serukan ‘Isi Ulang Semangat’ untuk Semester Genap – SMA MBS AL AMIN BOJONEGORO