Sebanyak 20 Santri dan 2 Ustadzah PP MBS Al-Amin Embarkasi ke Kemah Religi,Riset & Teknologi di Pasuruan; Diyakini jadi Ruang Belajar dan Berproses.
BOJONEGORO, mbsalamin.com – (14/12/2025) Semangat belajar dan inovasi menyala dari Pondok Pesantren (PP) Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al-Amin, Bojonegoro. Pagi ini, sebanyak 20 santriwati beserta dua orang ustadzah pembimbing diberangkatkan untuk mengikuti Kemah Santri Muhammadiyah (KSM) Jawa Timur 2025. Kegiatan bertaraf regional yang mengusung tema “Santri Berdaya, Mewujudkan Karya” ini akan diselenggarakan di Bumi Perkemahan Pondok Hizbul Wathan (HW) Pasuruan pada 14-16 Desember 2025.
Keberangkatan kontingen Al-Amin ini bukan sekadar untuk berkemah, melainkan untuk mengikuti agenda yang mengintegrasikan nilai religi, riset, dan teknologi. Kegiatan ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Jawa Timur dan Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur.
Dalam sambutan pelepasan, Wakil Mudir Putri PP MBS Al-Amin, Ustadz Abdi Zamroni, SH., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. “Alhamdulillah, terima kasih kepada para pembimbing dan peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti ajang penting ini,” ujarnya.
Ustadzah Abdi Zamroni juga menegaskan harapan besar terhadap penyelenggaraan KSM. “Kami berharap, dengan tema ‘Santri Berdaya, Mewujudkan Karya’, kegiatan KSM ini dapat menjadi ruang yang subur bagi para santri untuk belajar, berproses secara kolaboratif, dan pada akhirnya mampu menghadirkan karya-karya nyata yang bermanfaat,” paparnya dengan penuh keyakinan.
KSM Jawa Timur 2025 dirancang sebagai wadah penguatan kapasitas santri Muhammadiyah. Melalui suasana perkemahan yang dinamis, para peserta tidak hanya akan mengasah keterampilan kepanduan Hizbul Wathan tetapi juga dihadapkan pada pembekalan di bidang riset sederhana, pemanfaatan teknologi, dan penguatan karakter kepemimpinan. Tujuannya jelas: melahirkan generasi santri yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga adaptif, kritis, dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman.
“Mari bergerak bersama dan meneguhkan peran santri yang berdaya dan bermanfaat,” demikian seruan yang mengiringi keberangkatan kontingen Al-Amin. Selama tiga hari ke depan, ke-20 santriwati ini akan berbaur dengan ratusan santri dari se-Jawa Timur, saling berkompetisi secara sehat, bertukar ide, dan membangun jaringan.
Keikutsertaan PP MBS Al-Amin Bojonegoro dalam event bergengsi ini menjadi penanda bahwa pesantren-pesantren Muhammadiyah terus aktif mendorong santrinya untuk go national, berpikir maju, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa meninggalkan jati diri keislaman dan kemuhammadiyahan.
Perjalanan mereka ke Pasuruan hari ini dipenuhi doa dan harapan agar dapat mengharumkan nama pondok pesantren serta pulang dengan membawa segudang pengalaman, ilmu, dan inspirasi untuk dikembangkan di Bojonegoro. (S.to/Red)
Leave A Comment